Jumat, 27 Maret 2009

ManFaaT nya brenTi ngRokok!

KESEHATAN YANG LEBIH BAIK
Kesehatan adalah aset Anda yang paling berharga. Berdasarkan data yang terkumpul antara tahun 1995 dan 1999, Centers for Disease Control (CDC) memperkirakan perokok dewasa pria rata-rata kehilangan 13.2 tahun dari kehidupannya dan perokok dewasa wanita rata-rata kehilangan 14.5 tahun dari kehidupannya karena merokok. Oleh karena itu, stop merokok sekarang juga.

Risiko-risiko kesehatan akibat merokok sebenarnya disebabkan oleh bahan-bahan lain yang ditemukan dalam rokok Anda. Contohnya, rokok tembakau mempunyai lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya dan 250 diantaranya dapat menyebabkan kanker. Berikut ini beberapa dampak dan risiko penyakit akibat rokok:

* Kanker paru-paru, kanker mulut, kanker usus, kanker ginjal, kanker mulut rahim, kanker darah, kanker tenggorokan, kanker pankreas dan kanker kandung kemih.
* Penyakit jantung: serangan jantung dan stroke.
* Gangguan saluran pernapasan: Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), infeksi paru (pneumonia) dan asma.
* Pada kehamilan dan persalinan: berat badan lahir rendah, komplikasi kehamilan, infertilitas dan kematian janin secara mendadak.
* Lain-lain: luka lama sembuhnya, tulang pinggul retak, densitas tulang yang rendah dan katarak.

suLiT menghentikan merokok?

MEROKOK SEBAGAI RUTINITAS
Bagi perokok, merokok adalah bagian dari rutinitas sehari-hari bahkan menjadi suatu kebiasaan. Apakah Anda juga salah satunya? Banyak hal yang dapat memicu seseorang untuk merokok. Apakah Anda merokok setelah bangun pagi, sambil minum kopi, setelah makan siang, atau ketika berbicara di telepon? Itu adalah sebuah bukti bahwa merokok sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Melihat orang lain merokok pun dapat menjadi pemicu Anda untuk menyalakan sebatang rokok.

Jika Anda memang berniat untuk stop merokok, lakukanlah langkah pertama Anda dengan mengenali pemicu-pemicu tersebut dan konsultasikan ke dokter. Merokok bukan hanya sekedar rutinitas semata. Tahukah Anda bahwa rutinitas merokok adalah suatu bentuk ketergantungan nikotin!

penyebab SITU BINTUNG krn ulah manusia???

Aan Rukmana, dosen Jurusan Falsafah dan Peradaban, Universitas Paramadina mengatakan alam pada dirinya adalah baik. Demikian pun Situ Gintung. Menurutnya, alam tidak pernah salah pada dirinya. Kesalahan alam terjadi dalam relasinya dengan sesuatu di luar dirinya, yaitu manusia.

Dalam kaitannya dengan manusia itulah, lanjut Aan, Situ Gintung menjadi jahat. Dengan demikian, konsep kejahatan Situ Gintung muncul dalam relasinya dengan manusia. Jebolnya tanggul, dari sudut pandang alam sendiri, sebenarnya baik, karena alam boleh jadi sedang melakukan peremajaan. Namun, dalam kaca mata manusia justru sebaliknya, jahat.

Kejahatan, menurut Aan, tidak memiliki eksistensi dan karena itu kejahatan menjadi tidak ada. Yang eksis adalah yang baik. Bencana alam, menurut Aan, adalah eksis. Namun, kebaikan itu menjadi jahat dalam relasinya dengan manusia. “Kalau manusia melihat konteks bencana Situ Gintung dari kaca mata dirinya (manusia) tentu itu menjadi kejahatan,” paparnya.

Namun, kejahatan itu tidak mutlak, karena kejahatan itu terkait dengan manusia sendiri. Untuk itulah, Aan menekankan tentang pentingnya dimensi tanggung jawab manusia terhadap alam. “Bagaimanapun, manusia bertanggung jawab terhadap alam karena alam pada dirinya adalah baik,” imbuhnya.

Tanggul Situ Gintung, menurut Aan, merupakan hasil dari usaha manusia. Dengan pembuatan tanggul itu manusia memanfaatkan air yang ada di dalamnya, baik untuk kepentingan wisata, irigasi dan lain-lain. Tetapi, usaha manusia itu tidak ditindaklanjuti dengan penjagaannya sebagai dimensi tanggung jawab manusia atas alam. “Penjagaan itu tidak dilakukan alias lalai,” tegas Aan.

Karena mansia lalai atas dimensi tanggung jawabnya terhadap alam, manusia sendirilah yang menjadi korban. “Tapi itu bukan salah alam. Bagaimanapun juga alam menjadi jahat karena ulah manusia juga,” pungkasnya. ”Karena itu, janganlah bermain-main dengan alam.”

Sedangkan penyebab jebolnya tanggul Situ Gintung, disinyalir akibat usianya yang sudah tua. Pasalnya, tanggul yang berdekatan dengan kompleks perumahan Cirendeu Permai Tangerang itu, sudah ada sejak zaman Belanda.

Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane, Sutoyo Subandrio Pitoyo, ketika hujan berlangsung seharian pada Kamis (26/3), yakni dari pukul 16.00-21.00 WIB, warga setempat sudah memberitahu akan kondisi tanggul. Bahkan di sebelah hulu tanggul terjadi hujan es. “Kemudian terjadi kenaikan muka air yang cepat. Kemudian air terus naik sehingga tanggul tidak mampu mengalirkan air ke luar,” ujarnya.

Selain itu, ujar Suroyo, di sisi lain tekanan terus-menerus terjadi sehingga menyebabkan gerusan. Kemudian bendungan pun longsor dan roboh. Urukan jenis apapun, bisa jebol jika terjadi limpasan. “Karena hujan deras sehingga bendungan yang dibuat pada zaman belanda tidak mampu menampung air,” paparnya.

Luas danau Situ Gintung 21 hektar. Dapat dipastikan lebih dari satu juta debit air yang tumpah ke perumahan Cirendue. “Debit air selama hujan bertambah. Lama-kelamaan, danau ini tidak menahan debit air sehingga akhirnya jebol," ucapnya. Korban meninggal dunia hingga saat ini sudah mencapai 43 orang. [I4]

Sabtu, 14 Februari 2009

isu kiamat tahun 2012

Di internet saat ini tengah dibanjiri tulisan yang membahas prediksi suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala tentang kiamat yang bakal terjadi pada 21 Desember 2012.

Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti,” ujar Sri.

Langkah antisipatif

Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.

Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi,” tutur Bambang.

Sejarah VaLenTine

Sejarah Valentine - Kisah Pengorbanan Pendeta Baik Hati

Di berbagai belahan dunia, orang beramai-ramai mengamini bahwa tanggal 14 Februari adalah hari Velentine. Di Indonesia pun, para warganya turut menyambut gembira datangnya hari kasih sayang ini, meskipun sebenarnya mereka tak tahu pasti mengapa harus ikt merayakan hari tersebut.

Bukankah untuk menunjukkan rasa sayang kita terhadap teman, kekasih ataupun keluarga kita tak perlu menunggu datangnya tanggal 14 februari, kita bisa menunjukkannya setiap hari. Kita juga tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk membeli coklat, bunga dan pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan rasa sayang kita, cukup dengan perhatian yang tulus.

Terlepas dari itu semua, marilah kita kupas secara detail keistimewaan hari Valentine yang kedatangannya selalu membuat dunia menjadi serba merah muda. Beberapa para ahli mengatakan bahwa asal mula Valentine itu berkaitan dengan St. Valentine. Ia adalah seorang pria Roma yang menolak melepaskan agama Kristen yang diyakininya.

Ia meninggal pada 14 Februari 269 Masehi, bertepatan dengan hari yang dipilih sebagai pelaksaan ‘undian cinta’. Legenda juga mengatakan bahwa St. Valentine sempat meninggalkan ucapan selamat tinggal kepada putri seorang narapidana yang bersahabat dengannya. Di akhir pesan itu, ia menuliskan : “Dari Valentinemu”.

Sementara itu sebuah cerita lain mengatakan bahwa Saint Valentine adalah seorang pria yang membaktikan hidupnya untuk melayani Tuhan di sebuah kuil pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Ia dipenjarakan atas kelancangannya membantah titah sang kaisar. Baru pada tahun 496 Masehi, pendeta Gelasius menetapkan 14 Februari sebagai hari penghormatan bagi Valentine.

Akhirnya secara bertahap 14 Februari menjadi hari khusus untuk bertukar surat cinta dan St. Valentine menjadi idola para pecinta. Datangnya tanggal itu ditandai dengan pengiriman puisi cinta dan hadiah sederhana, semisal bunga. Sering juga untuk merayakan hari kasih sayang ini dilakukan acara pertemuan besar atau bahkan permainan bola.

Di AS, Miss Esther Howland tercatat sebagai orang pertama yang mengirimkan kartu valentine pertama. Acara Valentine mulai dirayakan besar-besaran semenjak tahun 1800 dan pada perkembangannya, kini acara ini menjadi sebuah ajang bisnis yang menguntungkan.

Perlahan semarak hari kasih sayang ini merebak keluar dan menular pada masyarakat di seluruh dunia dibumbui dengan versi sentimentak tentang makna valentine itu sendiri. Bahkan anak-anak kecil pun tertular dengan wabah ini, mereka saling berkirim kartu dengan teman-temannya di sekolah untuk menunjukkan rasa sayang mereka.

Sejarah Hari Valentine

Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan ‘Feast of Lupercalia.’

Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.

Tak jarang pasangan ini akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain, berpacaran selama beberapa tahun sebelum akhirnya menikah. Dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, Romawi terlibat dalam peperangan. Claudius yang dijuluki si kaisar kejam kesulitan merekrut pemuda untuk memperkuat armada perangnya.

Ia yakin bahwa para pria Romawi enggan masuk tentara karena berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya ia memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.

Ia bersama Saint Marius secara sembunyi-sembunyi menikahkan para pasangan yang sedang jatuh cinta. Namun aksi mereka diketahui sang kaisar yang segera memerintahkan pengawalnya untuk menyeret dan memenggal pendeta baik hati tersebut.

Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi. Saat itu rakyat Romawi telah mengenal Februari sebagai festival Lupercalia, tradisi untuk memuja para dewa. Dalam tradisi ini para pria diperbolehkan memilih gadis untuk pasangan sehari.

Dan karena Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Hari Santo Valentinus untuk menggantikan nama perayaan itu. Sejak itu mulailah para pria memilih gadis yang diinginkannya bertepatan pada hari Valentine.

Kisah St. Valentine

Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.

Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Ia berfikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan sennag hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.

Ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini diketahui kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tak bergeming dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin, tanpa bunga, tanpa kidung pernikahan.

Hingga suatu malam, ia tertangkap basah memberkati sebuah pasangan. Pasangan itu berhasil melarikan diri, namun malang ia tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis mati. Bukannya dihina, ia malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara.

Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta itu adalah putri penjaga penjara. Sang ayah mengijinkannya untuk mengunjungi St. Valentine di penjara. Tak jarang mereka berbicara selama berjam-jam. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta itu. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar.

Di hari saat ia dipenggal,14 Februari, ia menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis itu atas semua perhatian, dukungan dan bantuannya selama ia dipenjara. Diakhir pesan itu, ia menuliskan : “Dengan Cinta dari Valentinemu.”

Pesan itulah yang kemudian merubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.

Tradisi Valentine

– Selama beberapa tahun di Inggris, banyak anak kecil di dandani layaknya anak dewasa pada hari Valentine. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah sambil bernyanyi.

– Di Wales, para pemuda akan menghadiahkan sendok kayu pada kekasihnya pada hari kasih sayang itu. Bentuk hati dan kunci adalah hiasan paling favorit untuk diukir di atas sendok kayu tersebut.

– Pada jaman Romawi kuno, para gadis menuliskan namanya di kertas dan memasukkan ke dalam botol. lalu para pria akan mengambil sah satu kertas tersebut untuk melihat siapakan yang akan menjadi pasangan mereka dalam festifal tersebut.

– Di Negara yang sama, para gadis akan menerima hadiah berupa busana dari para pria. Jika ia menerima hadiah tersebut, ini pertanda ia bersedia dinikahi pria tersebut.

– Beberapa orang meyakini bahwa jika mereka melihat robin melayang di udara saat hari Valentine, ini berarti ia akan menikah dengan seorang pelaut. Sementara jika seorang wanita melihat burung pipit, maka mereka akan menikah dengan seorang pria miskin. Namun mereka akan hidup bahagia. Sementara jika mereka melihat burung gereja maka mereka akan menikah dengan jutawan.

– Sebuah kursi cinta adalah kursi yang lebar. Awalnya kursi ini dibuat untuk tempat duduk seorang wanita (jaman dahulu wanita mengenakan busana yang sangat lebar). Belakangan kursi cinta dibuat untuk tempat duduk dua orang. dengan cara ini sepasang kekasih bisa duduk berdampingan.

– Pikirkan lima atau enam nama pria (jika anda wanita) atau lima atau enam nama wanita (jika anda pria) yang ingin anda nikahi. Lalu putralah setangkai apel sambil menyebut nama tersebut satu persatu. Anda akan menikah dengan nama yang anda sebut saat tangkai tersebut lepas dari buahnya.

– Petiklah sekuntum bungan dandelion yang tengah mengembang. Tiuplah putik-putik pada bunga tersebut, lalu hitunglah putik yang tersisa. Itu adalah jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

– Jika anda memotong sebuah apel pada tengahnya dan menghitung jumlah biji di dalamnya, ini juga bisa menunjukkan jumlah anak yang akan anda miliki setelah menikah.

--HAPPY-VALENTINE-DAY--

Rabu, 07 Januari 2009

CiiNtaa...

Sebenarnya apa sich Cinta itu..!?

Bila telapak tanganmu berkeringat...
Hatimu Dag Dig Dug...
Suaramu bagai tersangkut di tenggorokan
ITU BUKAN CINTA tetapi SUKA...

Bila tanganmu tidak dapat berhenti meraba dan menyentuhnya...
ITU BUKAN CINTA tetapi BIRAHI...

Bila kamu menginginkannya karena tahu ia akan selalu bersamamu...
ITU BUKAN CINTA tetapi KESEPIAN...

Bila kamu menerima pernyataan cintanya karena tidak mau menyakiti...
ITU BUKAN CINTA tetapi KASIHAN...

Bila kamu bersedia memberikan semua yang kamu sukai demi dia...
ITU BUKAN CINTA tetapi KEMURAHAN HATI...

Bila kamu bangga dan selalu memamerkannya pada semua orang...
ITU BUKAN CINTA tetapi KEMUJURAN...

Bila kamu menyatakan bahwa hanya dia yang kamu pikirkan...
ITU BUKAN CINTA tetapi GOMBAL...

Kamu mencintainya ketika kamu menerima kesalahan dia sebagai bagian dari kepribadiannya...
Ketika kamu rela memberi hatimu, hidupmu bahkan matimu...
Ketika kamu tercabik bila ia sedih dan berbunga bila ia bahagia...
Ketika kamu menangis untuk kepedihannya walau ia tegar menghadapi...
Ketika kamu tertarik pada orang lain namun tetap bersamanya...
Cinta adalah pengorbanan...
Mencintai berarti Memberi Diri...
Cinta berarti kematian atas Egoisme...!
Walau menyakitkan tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk arti sebuah cinta...

cERpen

Menjual Keperawan

for everyone

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok. Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya. Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.

Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
"Maaf, nona... Apakah anda sedang menunggu seseorang?"

"Tidak!" Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

"Lantas untuk apa anda duduk di sini?"

"Apakah tidak boleh?" Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas
satpam...

"Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami."

"Maksud, bapak?"

"Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini."

"Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual." Kata wanita itu dengan suara lambat.

"Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini?" Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

"Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti."

"Saya ingin menjual diri saya," kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam ke arah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

"Mari ikut saya," kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya. Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperatif karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.

Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

"Apakah anda serius?"

"Saya serius," jawab wanita itu tegas.

"Berapa tarif yang anda minta?"

"Setinggi-tingginya.."

"Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.

"Saya masih perawan."

"Perawan?" Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini..

Pikirnya, "Bagaimana saya tahu anda masih perawan?"

"Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan..."

"Kalau tidak terbukti?"

"Tidak usah bayar..."

"Baiklah..." Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.

"Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda."

"Cobalah."

"Berapa tarif yang diminta?"

"Setinggi-tingginya."

"Berapa?"

"Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa?"

"Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya."

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu. Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

"Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp 5 juta. Bagaimana?"

"Tidak adakah yang lebih tinggi?"

"Ini termasuk yang tertinggi," Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

"Saya ingin yang lebih tinggi..."

"Baiklah. Tunggu disini..."

Petugas satpam itu berlalu. Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

"Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp 6 juta rupiah. Bagaimana?"

"Tidak adakah yang lebih tinggi?"

"Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa-apa, kecuali janji. Dengan uang Rp 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh..."

"Saya ingin tawaran tertinggi..." Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu. Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

"Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli." Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

"Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat?" Kata petugas satpam itu dengan sopan.

Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu...

"Berapa?" Tanya pria itu kepada wanita itu.

"Setinggi-tingginya." Jawab wanita itu dengan tegas.

"Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang?" Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

"Rp 6 juta, tuan."

"Kalau begitu saya berani dengan harga Rp 7 juta untuk semalam."
Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.

"Bagaimana?" tanya pria itu.

"Saya ingin lebih tinggi lagi..." Kata wanita itu.
Petugas satpam itu tersenyum kecut.

"Bawa pergi wanita ini." Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

"Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar-benar ingin menjual?"

"Tentu!"

"Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu..."

"Saya minta yang lebih tinggi lagi..."

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

"Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya."

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

"Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta rupiah. Apakah itu tidak cukup?" Terdengar suara pria itu berbicara.
Wajah pria itu nampak masam seketika.

"Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?!"

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: "Pak, apakah anda butuh wanita... ???"

Pria itu menatap sekilas ke arah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

"Ada wanita yang duduk di sana," Petugas satpam itu menujuk ke arah wanita tadi.

Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.
"Dia masih perawan.."

Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. "Benarkah itu?"

"Benar, pak."

"Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu..."

"Dengan senang hati. Tapi, pak... Wanita itu minta harga setinggi-tingginya."

"Saya tidak peduli..." Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.

"Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah...." Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

"Mari kita bicara di kamar saja." Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.
Di dalam kamar...

"Beritahu berapa harga yang kamu minta?"

"Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit."

"Maksud kamu?"

"Saya ingin menjual satu-satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih...."

"Hanya itu..."

"Ya...!"

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanita ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan di atas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

"Siapa nama kamu?"

"Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar..." Kata
wanita itu.

"Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar."

"Kalau begitu, tidak ada kesepakatan!"

"Ada!" Kata pria itu seketika.

"Sebutkan!"

"Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah..." Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

"Saya tidak mengerti..."

"Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar..."

"Dan, apakah bapak ikhlas...?"

"Apakah uang itu kurang?"

"Lebih dari cukup, pak..."

"Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal?"

"Silahkan..."

"Mengapa kamu begitu beraninya..."

"Siapa bilang saya berani. Saya takut pak... Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh`... Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan..."

"Keyakinan apa?"

"Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita..."

Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:
"Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini..."

"Kesadaran..."



=====


Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

"Kamu sudah pulang, nak."

"Ya, bu..."

"Kemana saja kamu, nak... ???"

"Menjual sesuatu, bu..."

"Apa yang kamu jual?" Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita
muda itu hanya tersenyum...

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan....

"Kini saatnya ibu untuk berobat..."

Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata:
"Tuhan telah membeli yang saya jual..."

Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi: "Antar kami ke rumah sakit."